Minggu, 21 Februari 2010

JPA Framework Dengan MyEclipse

Pada tutorial berikut, saya akan mencoba untuk membahas bagaimana menggunakan framework JPA(Java Persistence API) dengan MyEclipse 6.0.1. Langsung saja, berikut langkah-langkah yang harus dilakukan :

  1. Buat project Baru, pada menu Pilih File>New>Java Project.
    Akan tampil wizard "New Java Project", isikan nama project dengan "jpaapp",
    yg lain biarkan default, Finish.
  2. Persiapan koneksi database, pada menu pilih Window>Show View>Db Browser. Klik kanan pada jendela Db Browser,
    kemudian pilih New. Tekan tombol Add JARs untuk menambahkan mysql jar connector.
    • Driver Template : MySQL Connector/J
    {ini dikarenakan kita akan mengakses database MySQL}
    • Driver Name : MySQL JPA {nama bisa apa saja}
    • Connection URL : jdbc:mysql://laptop01:3306/jpadb {asumsi database sudah ada}
    • User Name : {user MySQL}
    • Password : {password MySQL}
    • Save Password : {centang}

    kemudian lakukan test koneksi dengan menekan tombol "Test Driver".
    Biasanya akan di minta password MySQL, isi password kemudian tekan OK.
    Finish.
  3. Tambahkan library-library pendukung.
    Untuk menggunakan JPA Framework, kita perlu menambahkan library-library
    pendukung JPA framework tsb. Klik kanan pada project (jpaapp), pilih MyEclipse>Add JPA Capabilities...
    • Akan tampil wizard, pada Persistence Provider pilih "Toplink(CDDL)".
    • Pilih Check box : - MyEclipse Libraries
    • Pilih Check box : - Toplink Essentials
    • Klik Next.
    • Persistence Unit Name : jpaapp
    • Driver : MySQL JPA {sebelumnya sudah dibuat}
    • Untuk refresh list database, tekan tombol Update List.
    • Pilih database yg akan digunakan yaitu jpadb.
    • Finish.
    Dengan langkah tersebut diatas, maka library JPA sudah di tambahkan kedalam project.
  4. Buka DB Browser, klik kanan pada MySQL Connection dan pilih Open Connection.
  5. Generate file.
    Buka simpul tree database "jpadb",
    klik kanan pada tabel dan pilih JPA Reverse Engineering.
  6. Pastikan pada Java src folder sudah sesuai dengan project yg baru kita buat. Java src folder : jpaapp>src
    • Java Package : mrc.jpaapp
    • Biarkan yg lain default
    • Finish.
  7. Setelah langkah point diatas, maka ada beberapa file yg digenerate,
    asumsi dalam kasus ini nama tabel adalah mhs:
    • IMhsDAO.java {interface untuk Data Access Object JPA}
    • MhsDAO.java {implementasi interface IMhsDAO}
    • Mhs.java {merupakan mapping field/atribut pada tabel}
    • EntityManagerHelper.java {merupakan kelas yg berisi transaction database: commit,
      rollback..dll}
  8. Buat starting point.
    Klik kanan pada simpul src, kemudian pilih New>Class.
    Name : MainClass
    Package : mrc.main
    Finish.
  9. Buat kode menjadi seperti berikut.

    ...
    ...
    public static void main(String[] args) {
    addMhs();
    loadMhs();
    }

    public static void addMhs() {
    MhsDAO mhsDAO = new MhsDAO();
    Mhs mhs = new Mhs();
    mhs.setId("3b42311e41544d34beed92c120fafac0");
    mhs.setNim("11.99.002");
    mhs.setNama("IZUL");
    EntityManagerHelper.beginTransaction();
    mhsDAO.save(mhs);
    EntityManagerHelper.commit();
    System.out.println("save is success");
    }

    public static void loadMhs() {
    MhsDAO mhsDAO = new MhsDAO();
    List listMhs = mhsDAO.findByProperty("nim", "11.99.002");
    Mhs mhs = null;
    for (int i = 0; i < mhs =" listMhs.get(i);System.out.println(">
  10. Klik kanan pada project, pilih Run As>Open Run Dialog, browse Project dan Main Class yg mau kita jalankan.
  11. Lakukan test program.
    Sorot pada project, pada menu pilih Project>Clean...
    Jika tidak Build Automatically, lakukan Build Project.
    Kemudian klik kanan, Run As>Java Application. Pada form "Select Java Application",
    pilih starting point project ybs.
  12. Lihat hasilnya di console dan database.

semoga tulisan yg tidak ada apa-apanya ini dapat bermanfaat...

Salam sejahtera...